Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Petani Desa untuk Menyokong Pendapatan Nasional dan Meminimalisir Anggaran Belanja

Apakah yang dimaksud dengan desa? KBBI memiliki tiga definisi mengenai desa. Pertama, desa adalah kesatuan wilayah yang dihuni oleh sejumlah keluarga yang mempunyai sistem  pemerintahan sendiri (dikepalai oleh seorang kepala desa). Kedua, desa adalah kelompok rumah di luar kota yang merupakan kesatuan. Ketiga, desa adalah udik atau dusun (dalam arti daerah pedalaman sebagai lawan kota). Berdasarkan ketiga definisi tersebut, hal yang perlu digaris bawahi adalah pada kata “udik”. Udik memberikan kesan bahwa desa adalah tempat yang sangat tertinggal, jauh dari peradaban, atau hal-hal negatif lainnya. Padahal, tanpa kehadiran desa beserta masyarakatnya tentunya pemerintah akan merasa kesulitan terutama dalam menunjang kebutuhan pangan nasional.

Seringkali kita mendengar baik pada media cetak maupun elektronik bahwa Indonesia seringkali impor bahan pangan misalnya, beras, jagung, bawang merah, dst. Direktur pengadaan Bulog Wahyu mengatakan kebijakan impor beras tidak bisa dihindari karena itu merupakan kegiatan yang sudah pasti. Wahyu menjelaskan, penyerapan beras tahun ini (2016) di seluruh Indonesia mencapai 1,45 juta ton, dari target sampai bulan Juni sebesar 2 juta ton. Meskipun, Bulog masih mengutamakan beras dalam negeri (Republika, 2016). Presiden Jokowi telah menerima laporan bahwa kinerja impor pangan saat ini sudah berkurang. Beliau mengatakan, “Beras impor, tapi tahun ini tadi Pak Menteri Pertanian bilang sudah tidak impor, sudah. Jagung dulu masih impor 3,2 juta ton sekarang sudah turun anjlok 60 persen, bagus”. Presiden Jokowi juga mengatakan bahwa pemerintah akan terus meningkatkan dana desa hingga Rp 120 triliun pada 2018 guna mendukung ketahanan pangan nasional. Presiden berharap dana desa ini bisa digunakan untuk membangun irigasi, embung-embung yang bisa digunakan sebagai kantong air sehingga bisa meningkatkan produksi pangan nasional (Merdeka, 2016).

UU No. 18 Tahun 2016 Pasal 9 ayat (3) menyatakan bahwa dana desa direncanakan sebesar Rp 60.000.000.000.000,00 (enam puluh triliun rupiah). Berdasarkan Nota Keuangan Tahun Anggaran 2017, APBNP tahun 2016 hanya mencapai 46.982.100.000.000 (empat puluh enam triliun sembilan ratus delapan puluh dua milyar seratus juta rupiah). Hal ini  selaras dengan pernyataan Presiden Jokowi yaitu pemerintah akan terus meningkatkan dana desa. 

Salah satu hal yang harus dilakukan dalam pengelolaan dana desa adalah mengembangkan sektor pertanian. Selain pembangunan sarana pertanian, perlu dilakukan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Desa. Observasi dilakukan di Kabupaten Jombang. Hasilnya, Petani di Kabupaten Jombang seringkali mengeluh bahwa hasil panen tidak sebanding dengan pengeluaran kebutuhan pertanian. Bahkan, beberapa pemilik sawah lebih memilih untuk menyewakan sawah atau menjualnya. Banyak lahan pertanian dijual untuk tanah kavling (Gambar 1), perumahan (Gambar 2), atau pabrik (Gambar 3). Di pinggir area sawah juga banyak dibangun usaha dagang (Gambar 4). Keempat lokasi ini berada di dua desa yang berdekatan, kurang lebih jarak antar lokasi gambar sekitar seratus meter (± 100 m). Hal ini menunjukkan perubahan pola pikir masyarakat. Pola pikir bahwa petani itu miskin seringkali membuat pemilik lahan lebih memilih menyewakan atau untuk menjual lahannya dan beralih profesi dalam bidang lain, misalnya, membuka usaha dagang, menjadi kuli bangunan, pekerja pabrik, dst.

oke1

oke2

Ironis, ketika saya masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) pada pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) seringkali dijelaskan oleh guru bahwa Indonesia adalah negara agraris. Artinya, banyak penduduknya bermata pencaharian sebagai petani. Namun, apa yang terjadi sekarang? Lahan pertanian banyak beralih fungsi menjadi gedung-gedung baik perumahan maupun pabrik. Mind set kalau petani itu miskin inilah yang harus diubah. Salah satu kuncinya adalah dengan peningkatan mutu SDM dengan melibatkan ahli dalam bidang pertanian yang dapat dijelaskan dengan alur pada Gambar 5.

iya22Langkah pertama yang perlu dilakukan yaitu mengadakan pelatihan pada para petani oleh ahli yang kompeten pada bidangnya. Ketika masa pelatihan, ahli memberikan saran mengenai jenis tanaman yang sebaiknya ditanam oleh petani dengan meninjau kondisi geografis, kelembaban, suhu, dst. Selanjutnya, ahli meninjau lapangan secara berkelanjutan untuk mengamati kualitas tanaman serta meninjau perawatan tanaman yang dilakukan oleh petani. Apabila terjadi kesalahan perawatan, maka perlu dilakukan pengarahan lebih lanjut. Setiap masa panen, ahli melakukan evaluasi berdasarkan kualitas panen yang dihasilkan yang dijadikan pedoman untuk perbaikan pada masa tanam selanjutnya. Alur ini akan kembali pada tahap awal yaitu pelatihan untuk petani. Perbedaannya, petani yang sudah dianggap kompeten berperan sebagai ahli yang dapat melatih petani lainnya di wilayah tempat tinggalnya. Kegiatan pengawasan juga dilakukan oleh petani ahli sehingga akan terbentuk jaringan petani yang kompeten dan mandiri. Namun, tahap evaluasi tetap dilakukan oleh ahli dari lembaga pemerintah penilaian terhadap hasil panen tetap objektif. Hasil evaluasi akan disampaikan pada petani. Ahli juga tetap memberi saran untuk perbaikan pada masa tanam selanjutnya.

dapus

Common mistakes with phrasal verbs

3.57 pm #learningenglish

About Words - Cambridge Dictionaries Online blog

by Liz Walter

Dave and Les Jacobs/Blend Images/Getty Dave and Les Jacobs/Blend Images/Getty

Phrasal verbs are never easy, but this post will explain some very common mistakes and show you how to avoid making them.

One thing that often causes problems is using another verb after a phrasal verb. Just as with one-word verbs, you need to know the pattern of the verb that follows. Probably the most common mistakes are with phrasal verbs that need an -ing verb after them:

I’m looking forward to seeing you soon.

I’m looking forward to see you soon.

Lihat pos aslinya 350 kata lagi

Motivation

This Song Lyric Can Give You A Spirit….

 

The Power Of The Dream

by: Celine Dion

 

Deep within each heart
There lies a magic spark
That lights the fire of our imagination
And since the dawn of man
The strenght of just “I can”
Has brought together people of all nations

There’s nothing ordinary
In the living of each day
There’s a special part
Every one of us will play

Feel the flame forever burn
Teaching lessons we must learn
To bring us closer to the power of the dream
As the world gives us its best
To stand apart from all the rest
It is the power of the dream that brings us here

Your mind will take you far
The rest is just pure heart
You’ll find your fate is all your own creation
Every boy and girl
As they come into this world
They bring the gift of hope and inspiration

Feel the flame forever burn
Teaching lessons we must learn
To bring us closer to the power of the dream
The world unites in hope and peace
We pray that it will always be
It is the power of the dream that brings us here

There’s so much strength in all of us
Every woman child and man
It’s the moment that you think you can’t
You’ll discover that you can

Feel the flame forever burn
Teaching lessons we must learn
To bring us closer to the power of the dream
The world unites in hope and peace
We pray that it will always be
It is the power of the dream that brings us here

Feel the flame forever burn
Teaching lessons we must learn
To bring us closer to the power of the dream
The world unites in hope and peace
We pray that it will always be
It is the power of the dream that brings us here

The power of the dream
The faith in things unseen
The courage to embrace your fear
No matter where you are
To reach for your own star
To realize the power of the dream,

 

Transition Elements

Transition Elements

• Groups 3–12, which are transition elements, are all metals.

• Their properties change less than the representative elements.

• The elements in the iron triad are iron, cobalt, and nickel.

Inner Transition Elements

• The lanthanide series contains elements from cerium to lutetium.

• The lanthanides also are known as the rare earth elements.

• The actinide series contains elements from thorium to lawrencium.

Representative Elements

Groups 1 and 2

• Groups 1 and 2 elements are always combined with other elements.

• The elements in Groups 1 and 2 are all metals except for hydrogen.

• Alkaline earth metals are not as active as the alkali metals.

Groups 13–18

•With Groups 13–18, a single group can contain metals, nonmetals, and metalloids.

• Nitrogen and phosphorus are required by living things.

• The halogen group will form salts with alkali metals.

Introduction to the Periodic Table

Development of the Periodic Table

                 Emade coins and jewelry from gold and silver. They also made tools and weapons from copper, tin, and iron. In the nineteenth centuryarly civilizations were familiar with a few of the substances now called elements. They , chemists began to search for new elements. By 1830, they had isolated and named 55 different elements. The list continues to grow today.

Dmitri Mendeleev published the first version of the periodic table in 1869. Mendeleev left three gaps on the periodic table for missing elements.

Moseley arranged Mendeleev’s table according to atomic number, not by atomic mass.

Today’s Periodic Table

• The periodic table is divided into sections.

• A period is a row of elements whose properties change gradually and predictably.

• Groups 1 and 2 along with Groups 13–18 are called representative elements.

• Groups 3–12 are called transition elements.

Picture1

Physical and Chemical Properties

Physical Properties

                 It’s a busy day at the state fair as you and your classmates navigate your way through the crowd. While you follow your teacher, you can’t help but notice the many sights and sounds that surround you. Eventually, you fall behind the group as you spot the most amazing ride you have ever seen. You inspect it from one end to the other.How will you describe it to the group when you catch up to them? What features will you use in your description?

                 Perhaps you will mention that the ride is large, blue, and made of wood. These features are all physical properties, or characteristics, of the ride.A physical property is a characteristic that you can observe without changing or trying to change the composition of the substance. How something looks, smells, sounds, or tastes are all examples of physical properties. In Figure 1 you can describe and differentiate all types of matter by observing their properties.

Picture19

Figure 1

Chemical Properties

                 Some properties of matter cannot be identified just by looking at a sample. For example, nothing happens if you look at thematches in the first picture. But if someone strikes the matches on a hard, rough surface they will burn, as shown in the second picture. The ability to burn is a chemical property. A  chemical property is a characteristic that cannot be observed without altering the substance.As you can see in the last picture, the matches are permanently changed after they are burned. Therefore this property can be observed only by changing the composition of the match.Another way to define a chemical property, then, is the ability of a substance to undergo a change that alters its identity. You will learn more about changes in matter in the following section.

Source: Glencoe Science-The Nature of Matter-SE_0078617650